Danish’ Birthday Trip to Singapore : Planning!

Ulang tahun Danish yang pertama November kemarin sengaja tidak dirayakan. Sejak bulan Maret *ebuset* gw sudah berburu tiket murah ke Singapura. Alasannya? Dari sejak Danish belum lahir,gw dan Wisnu memang punya rencana untuk merayakan ultah Danish dengan trip alias liburan.

Ngga tau,rasanya lebih memorable kalo kita bertiga travelling dalam rangka ulangtahun. Kenapa Singapura yang dipilih karena gw pernah baca tips travelling kalo anak di bawah 5 tahun disarankan utk diajak travelling ke tempat tujuan wisata yang dijamin kebersihannya,banyak pilihan makanan,lebih aman dan teratur..akhirnya kita putuskan untuk jalan-jalan ke Singapura. Kebetulan di bulan maret ada promo dari airasia tiket PP 500rb per orang..hajar deh!

Setelah tiket didapat,hunting akomodasi pun dimulai. Segala situs dan travel agent dihubungi untuk dpt info ttg hotel di Singapura. Bujet kita ngga besar,tapi ya ngga mepet2 amat,dan kita prefer di hotel yang jelas standar kebersihan dan pelayanannya. Sempet mempertimbangkan sewa apartemen,tapi consider apartemen yg kita bisa afford ternyata harus sharing bathroom akhirnya kita lbh pilih hotel. Ceki2 kesana-kemari,dapetlah harga promo di Ibis Hotel @ Bencoolen lewat booking.com. Hotel ini standar pelayanannya lumayan ketauan karena termasuk chain-nya accor. Hotel,check!

Kira-kira 3 bulan sebelum trip,ternyata bokap,nyokap dan adek gw mendadak pengen ikut! Oalahh..akhirnya trip yang tadinya private dengan 3 orang aja membengkak jadi rombongan bodreks, 11 dewasa dan 3 batita! Hyukkk mareee..

Yah,karena kebaikan hati gw *toyor* akhirnya gw mau bantuin bokap,nyokap,adek,adek ipar, sampe sahabat adek gw utk reservasi ini itu. *lapkeringet*
Menjelang hari H,sempet ada insiden dimana salah satu peserta jalan2 ini ternyata harus rapat mendadak,jd harus ganti skedul penerbangan..olala!

Danish baru sempat dibuatkan paspor 2 minggu sebelum berangkat. Iyeee, my bad! Salahin deh emaknya yang hobi nunda2 kerjaan..Awalnya gw dan Wisnu bertekad bikin paspor tanpa calo, kita mau sesuai prosedur..soalnya biayanya setengahnya cuy! 275rb sajah,bandingkan dengan biaya calo yang minimal 550rb..
Tapiii..apa daya..ngga sanggup antrinya sodara-sodara! Antri nyerahin dokumen 1 hari, cek dokumen 1 hari, foto 1 hari..lah kapan selesainya..akhirnya kita tutup muka,tutup mata, telp biro jasa a.k.a calo paspor..jangan ditiru yaaa. Persis satu hari sebelum berangkat,paspornya selesai. Lega deh.

Gw termasuk tipe make-plan-for-everything- in-your-life kind of girl, so pastinya itinerary untuk trip ini juga disiapin, bahkan sampe rincian jamnya sodara-sodara! Semua anggota rombongan kudu nurut yaa, soalnya kan eyke kepala rombongannya, jd siap grak aja lah yaaπŸ™‚

Untuk bawaan, gw berusaha keras packing untuk 3 orang dan 4 hari trip, dengan 1 koper ukuran besar. Jadi space koper 50% untuk baju2nya Danish,sisanya dibagi ke baju bapak dan umminya. Dengan trik baju seadanya,alias minimalis, ternyata bisa juga. Gw cuma bawa legging dan atasan kaos berbahan ringan (taelaa..deskripsinya ky majalah mode yak? :p). Sementara Wisnu t-shirt2 biasa plus shorts.

Yang agak ribet adalah persiapan makan-minumnya Danish. Gw dan Wisnu sampe bawa 2 diaper bag,masing2 pegang 1. Bagian botol susu dan makanan di Wisnu, sementara gw bawa extra baju dan amenities-nya utk di jalan. Untuk makan, gw stok heinsz dan bubur instan,tapi hari pertama masih bawa nasi tim homemade. Rencananya yg instan2 untuk cadangan aja, selama di sana kita coba cari makanan jadi untuk Danish.

Tiket pesawat dan bbrp tiket yang gw beli online sdh diprint masing-masing 2 lembar,just in case. Semua disimpan di satu pouch barengan paspor, voucher hotel, plus konfirmasi rental mobil. Oiya, demi alasan kepraktisan, karena mengingat rombongan kita besar, dengan 3 batita dan 1 ibu hamil (yak, adek gw sedang hamil 12 minggu), akhirnya kami sewa mobil van kapasitas 14 orang. Untuk 4 hari pemakaian termasuk jemput-antar ke changi,per orang harus membayar 60-anSGD. Dibanding naik MRT memang terasa mahal,tapi setelah mengalami sendiri, kami bersyukur memutuskan rental mobil karena terasa jauh lebih praktis dan cepat. Apalagi dengan batita yang kadang-kadang rewel kalo capek atau ngantuk.

Akhirnya tiba juga tanggal 26 November. Sengaja berangkat 2 hari sebelum hari ultahnya si ganteng. Kebetulan di Sing suasana natalnya udh mulai, dekorasi natalnya Orchard yang terkenal itu sdh bisa dinikmati. Mantaps!
Tiket, check!
Hotel,check!
Bagasi,check!
Let’s go..

Posted with WordPress for BlackBerry.

One thought on “Danish’ Birthday Trip to Singapore : Planning!

  1. Happy Belated birthday yah Danish.
    Selamat buat ummi dan bapaknya Danish utk ultah Danish yg pertama…So many more to come and many more trips to make yahπŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s